
Dokumen sudah siap, penandatangan sudah menunggu, lalu prosesnya berhenti. Saldo habis persis di saat paling tidak tepat. Cara top up saldo ezSign sebenarnya singkat, tetapi banyak orang baru mencarinya ketika sudah terdesak. Ada satu hal lagi yang lebih sering membingungkan.
Pengguna baru biasanya belum memikirkan saldo sama sekali. Kuota gratis dari Promo Pendaftaran ezSign membuat tahap awal terasa mulus. Persoalan muncul setelah kuota itu terpakai, dan saat itulah orang menyadari saldonya ternyata ada dua.
Artikel ini menjelaskan langkah pengisian keduanya sampai selesai. Termasuk satu pertanyaan yang jarang terjawab, yaitu saldo siapa yang terpotong saat dokumen dikirim ke banyak orang.
Kenapa Saldonya Ada Dua dan Tidak Bisa Saling Menutup
Satu untuk layanan, satu untuk pajak
Saldo ezSign dipakai untuk membubuhkan tanda tangan pada dokumen. Sifatnya kuota layanan, sama seperti pulsa. Anda membelinya dari penyedia layanan, lalu memakainya sesuai kebutuhan.
Saldo e-Meterai berdiri di ranah yang sama sekali berbeda. Meterai adalah pemenuhan kewajiban pajak atas dokumen. Penerbitnya bukan penyedia layanan tanda tangan, melainkan Peruri sebagai perusahaan umum percetakan uang negara.
Karena keduanya uang untuk hal yang berbeda, keduanya memang tidak bisa dicampur. Saldo layanan tidak bisa membayar pajak, dan sebaliknya.
Pemisahan ini bukan kerumitan yang dibuat-buat penyedia layanan. Uang pajak memang harus dapat ditelusuri terpisah dari uang jasa. Mencampurnya justru menyulitkan pembukuan kedua belah pihak.
Memahami pembagian itu membuat cara top up saldo ezSign jauh lebih mudah diikuti. Anda tinggal menentukan dompet mana yang perlu diisi lebih dulu.
Akibat kalau keduanya tertukar
Kesalahan paling umum terjadi saat menyiapkan dokumen bermeterai. Pengguna mengisi saldo layanan, lalu mengira sudah siap. Begitu tombol meterai ditekan, sistem menolak karena saldo meterainya kosong.
Kekeliruan ini memakan waktu, terutama bila dokumennya mendesak. Memeriksa kedua angka di dasbor sebelum memulai jauh lebih cepat.
Cara Top Up Saldo ezSign Langkah demi Langkah
Prosesnya berjalan penuh di dalam aplikasi. Tidak ada berkas atau konfirmasi manual yang perlu dikirim.
- Buka bagian Top Up pada dasbor akun Anda
- Pilih saldo ezSign, lalu tentukan paket atau jumlahnya sendiri
- Periksa ringkasan pembayaran yang muncul di layar
- Pilih metode pembayaran, transfer bank atau QRIS
- Selesaikan pembayarannya sesuai metode yang dipilih
- Klik Check Status lalu konfirmasi transaksinya
Saldo bertambah otomatis setelah pembayaran terkonfirmasi. Pemberitahuannya juga dikirim ke surel Anda.
Cara top up saldo ezSign memang tidak menuntut langkah yang rumit. Yang lebih sering menjadi masalah justru batas waktunya.
Satu hal perlu diperhatikan. Pesanan hanya berlaku dua puluh empat jam sejak dibuat. Melewati batas itu, pesanan gugur dan Anda perlu mengulanginya dari awal.
Pesanan yang gugur tidak memotong saldo maupun uang Anda. Yang hilang hanya waktu, karena prosesnya harus disusun ulang.
Mengisi saldo e-Meterai
Langkahnya hampir sama, hanya berbeda titik masuknya. Dari dasbor, pilih bagian Top Up pada kotak e-Meterai, bukan pada kotak saldo layanan.
Sisanya identik: tentukan jumlahnya, periksa ringkasannya, pilih metode pembayaran, lalu konfirmasi. Saldo meterai bertambah sesuai jumlah yang Anda beli.
Cara Top Up Saldo ezSign untuk Akun Korporat

Cara top up saldo ezSign di akun perusahaan berbeda pada satu hal saja. Perbedaannya bukan terletak pada langkahnya, melainkan pada siapa yang berwenang menjalankannya.
Kewenangan ada pada sysadmin
Pengguna terafiliasi tidak mengisi saldonya sendiri. Pengisian dilakukan sysadmin melalui menu layanan di akun korporat. Kuotanya kemudian dipakai bersama oleh seluruh pengguna di bawah perusahaan itu.
Susunan ini memudahkan pengendalian anggaran. Perusahaan cukup memantau satu titik pengeluaran, bukan puluhan akun terpisah.
Mengunduh bukti tagihan
Faktur tersedia di menu Billing pada dasbor. Pilih faktur yang diinginkan, lalu klik ikon unduh. Berkasnya bisa langsung dicetak atau disimpan untuk keperluan pembukuan.
Bagian keuangan biasanya meminta dokumen elektronik ini setiap akhir bulan. Mengunduhnya sekaligus lebih praktis daripada satu per satu.
Tiga hal sebaiknya disepakati sebelum pengisian rutin dimulai:
- Siapa yang berwenang menyetujui setiap pengisian saldo
- Berapa sisa kuota yang menjadi ambang batas pengisian
- Ke mana faktur bulanan perlu dikirimkan
Memilih Skema Penagihan yang Sesuai
Tabel Perbandingan Tiga Skema Penagihan
| Skema | Cara kerja | Cocok untuk |
| Prepaid | Saldo diisi lebih dulu sebelum dipakai | Pemakaian yang belum tentu rutin |
| Postpaid | Tagihan dikirimkan setiap bulan | Perusahaan dengan volume stabil |
| Charged-On-Us | Biaya penandatangan ditanggung pengunggah | Dokumen yang melibatkan pihak luar |
Saldo siapa yang terpotong saat dokumen dikirim
Inilah pertanyaan yang paling jarang terjawab. Anda mengirim satu dokumen kepada lima penandatangan. Apakah kelimanya harus punya saldo sendiri?
Di sinilah skema Charged-On-Us bekerja. Biaya penandatanganan ditanggung pihak yang mengunggah dokumen. Penerima cukup menandatangani tanpa memikirkan saldonya.
Skema ini penting untuk dokumen yang melibatkan pihak di luar perusahaan. Vendor, pelanggan, dan mitra tidak selalu punya akun berisi saldo. Tanpa skema tersebut, proses bisa berhenti di pihak yang paling tidak Anda kendalikan.
Skema penagihan sebaiknya ditentukan sejak awal penerapan. Berpindah skema di tengah jalan memang mungkin, tetapi menyisakan penyesuaian pembukuan.
Menghindari Saldo Habis di Saat Genting
Kebiasaan yang layak diterapkan
Tiga hal berikut mencegah sebagian besar gangguan:
- Periksa kedua saldo sebelum menyiapkan dokumen yang mendesak
- Isi ulang saat sisa kuota menyentuh pemakaian satu pekan
- Catat rata-rata pemakaian bulanan sebagai dasar perkiraan
Butir ketiga paling sering diabaikan. Perusahaan yang tidak mencatat pemakaiannya cenderung mengisi saldo terlalu sedikit, lalu terganggu berulang kali.
Gangguan semacam ini jarang berdampak besar dari sisi biaya. Yang mahal justru waktu tunggu penandatangan di ujung sana.
Langkah berikutnya bagi Anda
Mulailah dengan menghitung dokumen yang rutin Anda tandatangani setiap bulan. Pisahkan mana yang memerlukan meterai dan mana yang tidak. Dari dua angka itu, kebutuhan pengisian kedua saldo langsung terlihat.
Cara top up saldo ezSign sendiri hanya menghabiskan beberapa menit. Yang menuntut waktu justru menyusun perkiraan kebutuhannya.
ezSign menerbitkan sertifikat elektronik sekaligus menyediakan pembubuhan meterai dalam satu aplikasi. Layanan tanda tangan digital ini terbuka untuk perorangan maupun perusahaan. Penawaran harga dapat Anda tanyakan langsung kepada tim penjualan kami.
Perusahaan dengan volume besar biasanya lebih cocok memakai skema bulanan. Kebutuhan sertifikat elektronik dan tanda tangan digital untuk satu tim pun bisa dipetakan lebih dulu tanpa mengikat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Apakah saldo ezSign bisa dipakai untuk membeli meterai?
Tidak, keduanya terpisah karena meterai merupakan pemenuhan kewajiban bea meterai.
2. Berapa lama batas waktu pembayaran setelah pesanan dibuat?
Dua puluh empat jam, dan setelah itu pesanan perlu dibuat ulang.
3. Siapa yang mengisi saldo pada akun perusahaan?
Sysadmin perusahaan, melalui menu layanan di dasbor perusahaannya.

